Pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu tampaknya menjadi perhatian semua kalangan, termasuk dari pihak pendidikan yang dilakukan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan konsep baru.
Melalui Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), UNJ telah menyiapkan konsep Wisata Edukasi Bahari (WEB), yang nantinya akan memberikan pengetahuan luas bagi para pengunjung wisata di Kepulauan Seribu dan bisa membangun ekonomi berwawasan lingkungan.
Menurut Ketua LP2M UNJ, Ucu Cahyana saat melakukan rapat dengan Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ismer Harahap di Gedung Mitra Praja, Jakarta (01/03/2018), menilai bahwa dengan potensi Kepulauan Seribu yang memiliki 400 jenis ikan hias, serta 14 persen masuk dalam spesies terumbu karang dunia, maka Kepulauan Seribu menjadi daya tarik pariwisata.
“Kami melihat potensi besar dari Kepulauan Seribu, namun saat ini belum dikembangkan secara maksimal, disini kami siapkan program Wisata Edukasi Bahari, karena kami melibatkan pengunjung tidak hanya melakukan kegiatan wisata, namun juga melakukan edukasi, serta perhatian untuk kemajuan pariwisatanya, yang bisa membangun ekonomi berwawasan lingkungan,” kata Ucu.
WEB sendiri dalam konsepnya akan mengajak para wisatawan untuk melakukan kegiatan edukasi, seperti menanam mangrove, transpaltasi terumbu karang, melihat penangkaran penyu, melakukan aktifitas olahraga snorkeling atau diving.
“Para peserta diajak terlibat menjaga lingkungan, mengenal budaya masyarakat pulau mengenal kuliner, ada juga sidat edukasi yang ringan, seperti menanam mangrove, transpaltasi terumbu karang, melihat penangkaran penyu dan lainnya,” tambah Ucu.
Reporter: Petrus A