Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kepulauan Seribu mengaku tengah menyiapkan siasat jitu, agar pelatihan yang diberikan kepada masyarakat bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Menurut Kasudin Parbud Kepulauan Seribu, Cucu Kurnia, hal itu perlu dipersiapkan, karena selama ini para pelaku wisata seperti pemilik homestay, catering, pemandu wisata dan sebagainya di Pulau Permukiman, Jakarta Kepulauan Seribu tidak bisa secara maksimal menjalankan pengetahuan yang diberikan dari pelatihan Sudin Parbud.

"Kelemahannya, pasca diberikan pendidikan dan pelatihan, mereka tidak ingat seminggu kemudian, kondisi inilah yang tidak kita inginkan," ujar Cucu Kurnia, Selasa (06/03/2018). 

Untuk itulah, pihak Sudin Parbud sudah menyiapkan strategi, dimana selain bimbingan teknis (Bimtek), nantinya juga akan dilakukan pendampingan secara konsisten, sehingga ada pemandu dari orang-orang profesional di bidangnya. 

"Konsep itu saat ini sedang kita kaji dari sisi administrasi boleh atau tidak. Apabila menggunakan anggaran pemerintah banyak kaidah-kaidah. Harapannya, kedepan selain Bimtek juga ada pendampingan dan monitoring kualitas. Jadi mesti dipantau dan dipandu terus,” pungkas Cucu.

 

 

 

Reporter: Saeful Bahri