Untuk meningkatkan kesejahteraan bagi kehidupan nelayan di wilayah Kepulauan Seribu, pihak Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) mengharapkan dukungan bibit ikan kualitas tinggi.

Hal itu disampaikan pihak HNSI saat perhelatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten di Jakarta Kepulauan Seribu yang dihelatkan Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Suban PPKab) di Ruang Pola Lantai II, Kantor Kabupaten, Pulau Pramuka, Rabu (21/03/2018).

"Saat ini belum ada penerapan bibit kualitas tinggi, dan ini diperlukan, karena dalam prosesnya membutuhkan 7 bulan, dan kelompok budidaya sudah bisa panen ikan," kata Rasyid, anggota HNSI Kepulauan Seribu.

Untuk itulah, pihak HNSI berharap perhatian Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Kepulauan Seribu untuk membantu kelompok pembudidayaan ikan kerambah jaring apung (KJA), agar proses hasil panen ikan berlangsung cepat.

Terkait hal tersebut, Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Sutrisno mengklaim bahwa pihaknya sudah melakukannya, dan Kelompok pembudidaya KJA di Kepulauan Seribu sudah bisa panen dalam hitungan 6 bulan, meski terkendala dalam pemberian pakan, karena harga yang mahal.

"Kita kasih bibit yang bagus dan bibit yang terbaik untuk kelompok pembudidaya KJA. Dan panen budidaya ikan kerapu cantang, cantik dan bawal bintang, 6 bulan sudah bisa dipanen," tutur Sutrisno.

 

 

 

 

Reporter: Saeful Bahri