Kondisi cuaca yang menerpa wilayah Kepulauan Seribu tampaknya tidak bisa dianggap remeh, dan harus diantisipasi, hal inilah yang membuat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membatalkan kunjungan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2018 di Pulau Pramuka.

Menurut Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengaku, pihaknya mendapat informasi permasalahan cuaca buruk dari Otoritas Pelabuhan Marina, sehingga membuat kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibatalkan.

"Otoritas Pelabuhan Marina menginformasikan bahwa ketinggian gelombang mencapai dua meter, dengan angin berkecepatan 20 knot arah barat daya," ungkap Sigit di Dermaga Ancol, Jakarta, Rabu (21/03/2018).

Sigit menilai, dengan kondisi yang ada saat ini, maka faktor kesemalatan harus diutamakan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jika situasi seperti ini, meskipun perhelatan Musrenbang tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu menajadi perhatian dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Tentunya kita harus mengutamakan keselamatan, dengan peringatan ini, kami harus pastikan bahwa kunjungan menuju Kepulauan Seribu dibatalkan, bahkan bukan hanya Gubernur DKI Jakarta yang tidak diizinkan berlayar, namun seluruh pelayaran menuju dan dari Pulau Seribu juga dihentikan,” tegas Sigit.

Musrenbang kali ini membahas 1024 usulan warga di Kepulauan Seribu. Usulan tersebut berasal dari 30 SKPD termasuk usulan dari masyarakat dengan total keseluruhan anggaran yang di usulkan kurang lebih sebanyak Rp.796 Miliar.

 

 

 

Reporter: Petrus A