Sebagai bentuk keseriusan pemerintah pusat mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pihak Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun fasilitas kebutuhan wisatawan di dua pulau wilayah Kepulauan Seribu.

Hal itu dsampaikan Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP), Kementrian PUPR, Hasir Tjenne saat melakukan rapat bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jakarta Kepulauan Seribu yang dipimpin Wakil Bupati Jakarta Kepulauan Seribu, Ismer Harahap di Gedung Mitra, Jakarta, Senin (02/04/2018).

“Kami menyiapkan semua fasilitas mendukung KSPN, sehingga para wisatawan bisa dengan nayaman datang dan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun luar negeri di dua pulau wilayah Kepulauan Seribu,” tutur Hasir.

Tercatat dalam pembangunan tersebut nantinya pihak Kementrian PUPR akan membangun tiga fasilitas bertarap internasional, seperti drainase kawasan pemukiman, persampahan, serta pembangunan infrastruktur air limbah pada kawasan di kepulauan.

“Kita akan bangun fasilitas toilet wisata, MCK Komunal bertaraf internasional, serta TPS 3R, selain itu kami juga persiapan drainase kawasan pemukiman dan persampahan. Kami sudah siapkan di APBN tahun 2018 sekitaar Rp. 5 miliar, target kami akhir tahun akan selelsai dibangun,” kata Hasir.

Dirinya menjelaskan, nantinya semua fasilitas tersebut akan dibangun di Pulau Untung Jawa dan Tidung Besar, sebagai kawasan KSPN yang menjadi perhatian pemerintah pusat, karena dua factor utamanya.

“Pulau Untung Jawa dan Tidung Besar dipilih karena memang dari segi jumlah penduduk serta kunjungan wisatawan. Sehingga kehadiran program ini bisa mendukung kehadiran wisatawan,” tambahnya.

 

 

 

 

Reporter: Petrus A