Untuk melestarikan dan mengembangbiakan Elong Bondol sebagai maskot DKI Jakarta, dua ekor Elang Bondol dilepas di Pulau Kotok, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.
Pelepasan dua elang bondol ini dilakukan oleh Pertamina Marketing Operation Region III, dalam kegiatan Pertamina Ecocamp 2018 dan melibatkan beberapa peserta.
Menurut Ketua Jakarta Animal Aied Network (JAAN) Benfica menuturkan, program CSR Pertamina sangat membantu untuk peningkatan konservasi dan edukasi Elang Bondol.
“Hal ini penting, karena Pulau Kotok merupakan pusat konservasi untuk jenis Elang Air saat ini. Setiap pusat konservasi membutuhkan kondisi yang berbeda-beda. Di Kamojang ada juga pusat konservasi untuk Elang Darat, namun di Pulau Kotok ini menjadi pusat konservasi untuk jenis Elang Air. Jadi kalau ada Elang Air yang perlu dirawat, maka akan dikirim ke sini,” tambahnya.
Sementara itu, Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati menjelaskan, kegiatan Ecocamp 2018 di Pulau Kotok merupakan seri pertama dari total tiga seri yang akan dilaksanakan oleh Pertamina MOR III. Seri kedua akan dilaksanakan di Tasikmalaya berupa kegiatan pelestarian Penyu dan seri ketiga akan dilaksanakan berupa pelestarian budaya Baduy.
“Tujuan utamanya adalah mengajak masyarakat dari berbagai lapisan untuk aktif dan terlibat langsung dalam aksi pelestarian. Baik pelestarian keanekaragaman hayati ataupun budaya. Dengan terlibat langsung, maka mereka bisa menyebarkan ke keluarga, teman ataupun melalui media sosialnya,” tutupnya.
Ecocamp seri pertama ini ditandai dengan pelepasan dua Elang Bondol yang dinyatakan sudah sehat dan bisa hidup liar di alam bebas. Berikutnya dilanjutkan dengan transplantasi terumbu karang, hasil kerjasama dengan tim Marinir.
Reporter: Saeful Bahri