Berbicara didepan publik ternyata memerlukan strategi serta pengalaman yang berharga, agar dapat terlihat sempurna dan membuat suasana santai dan nyaman.

Hal inilah yang disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno saat membuka acara Public Speaking dan Malam Keakraban Abang None (Abnon) Jakarta Kepulauan Seribu di Ancol Beach City Mall, Ancol, Jakarta, Sabtu (14/04/2018).

Menurut Sandi, Abnon harus mampu tampil berbicara didepan umum, karena dalam tugasnya Abnon memiliki peran penting sebagai duta promosi disetiap kegiatan yang dilakukan.

“Kemampuan berbicara didepan public haruslah menjadi bagian dari Abnon, karena dalam tugasnya mereka akan membawa misi dan akan bertemu banyak masyarakat,” tutur Sandi.

Dalam acara tersebut, Sandi juga membagi pengalamannya menghilangkan rasa gugup ketika berbicara di hadapan orang banyak, termasuk berguru kepada ibundanya, Rahmini Rachman Uno.

"Dahulu saya juga sangat gugup jika berbicara di depan publik. Tangan saya dingin, berkeringat, terus gemetaran. Sulit berbicara, namun saya datang ke orang yang sangat ahli public speaking, yaitu ibu saya sendiri, Bu Mien Uno," kata Sandi.

Dirinya pun membagi pengetahuannya kepada para  finalis Abnon Jakarta Kepulauan Seribu melalui tiga tips yang harus dilakukan ketika berbicara di depan umum, yaitu bebicara melihat ke arah audiens, menjadi pembicara yang interaktif dan tidak membosankan, dan pembicara harus menyampaikan konten yang menarik dan tidak bertele-tele.

“Saya ingin berpesan juga bahwa salah satu kesuksesan komunikasi adalah persuasi. Persuasi adalah tumbuhnya kesediaan untuk meneruskan pesan, menyambungkan pengetahuan," tambah Sandi.

 

 

 

Reporter: Petrus A