Untuk memaksimalkan wilayah Jakarta Kepulauan Seribu menjadi destinasi wisata bertaraf Internasional, Balai Taman Nasional (BTN) melakukan penyuluhan pemandu wisata atau tour guide.

Menurut Kepala Seksi Penyuluhan Taman Nasional Pulau Pramuka, Kusminardi mengatakan, ada sebanyak 60 pemandu wisata dari Jakarta Kepulauan Seribu menjalani pembekalan dan uji kompetensi untuk mendapat lisensi khusus guide dari BTN, yang akan memandu wisatawan untuk jelajah wahana wisata baru di Pulau Pramuka.

"Wahana wisata sudah kita fasilitasi dengan sarana dan prasarana. Untuk pengelolaan kita libatkan masyarakat yang sudah dibina dengan sertifikat sebagai pemandu wisata dan yang akan memandu wisatawan untuk jelajah wahana ini, agar lebih profesional dalam melayani wisatawan, baik lokal maupun mancanegara," ujar Kusminardi, Jum'at (20/04/2018).

Kusminardi menjelaskan, langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan tenaga guide professional di Jakarta Kepulauan Seribu, serta mengimbangi perkembangan pariwisata internasional.

"Dengan peningkatan sumber daya manusia bagi pelaku pariwisata ini, diharapkan mereka siap menghadapi para wisatawan dan bisa membuat nyaman wisatawan yang berlibur disini," katanya.

Kusminardi menambahkan, dengan diresmikan Wahana wisata BTN pada 19 April kemarin, maka semiblan wahana wisata tersebut siap dibuka untuk para wisatawan, dengan diberlakuan penetapan tiket Penerimaan Negara Bukan Pajak.

"Kami sudah tetapkan untuk tiket Penerimaan Negara Bukan pajak, dimana untuk wisatawan lokal Rp.5.000/orang untuk Senin-Jumat, Sabtu-Minggu dan hari libur Rp. 7.500/orang. Sedangkan untuk wisatawan luar negeri Rp.150.000/orang untuk Senin-Jum'at, Sabtu-Minggu dan hari libur Rp. 225.000/orang," tambahnya.

 

 

 

 

Reporter : Saeful Bahri