Para wisatawan kini akan menikmati suguhan berbeda dan menarik dari wilayah Pulau Bidadari saat berkunjung menikmati suasana yang ada, khususnya dengan ornament yang baru.
Kondisi itu terjadi karena untuk pertama kalinya, PT Pembangunan Jaya Ancol melakukan proses revitalisasi Pulau Bidadari, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dengan ciri yang berbeda dan akan menarik minat para wisatawan.
Dengan menggunakan anggaran sekitar Rp. 15 Miliyar, PT Pembangunan Jaya Ancol membuat tampilan Pulau Bidadari lekat dengan unsur budaya Jakarta tempo dulu dengan dipadukan dukungan teknologi, sehngga para wisatawan bisa bernostalgia dengan kekinian melalui instagram atau media sosial lainnya.
Menurut Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Paul Tehusijarana menjelaskan, bahwa Pulau Bidadari sebagai pulau yang diminati wisatawan, serta memiliki sejarah masa kolonial Belanda, dan benteng pertahanan Belanda perlu mendapat perhatian untuk terus dikembangkan menjadi destinasi wisata.
“Kita tampilkan Pulau Bidadari dengan tampilan yang berbeda, dan membuat pengunjung bisa mengenal kembali budaya Batavia, dengan dukungan digital sebagai pelengkap kebutuhan wisatawan,” tutur Paul.
PT Pembangunan Jaya Ancol sendiri melakukan soft launching Pulau Bidadari yang dihadiri langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, Bupati Jakarta Kepulauan Seribu, Irmansyah dan beberapa undangan lainnya pada Sabtu (21/04/2018).
Dalam soft launching tersebut, Sandiaga Uno disambut dengan tarian khas Betawi, yaitu Ondel-Ondel, dan juga kuliner khas Betawi, seperti soto betawi, dodol betawi, toge goreng dan beberapa lainnya.
Proses revitalisasai Pulau Bidadari saat ini belum rampung, dan diprediksi akan selesai pada Juni mendatang. Nantinya seluruh penginapan akan dilengkapi unsur Betawi.
Reporter: Petrus A