Usai mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) BST KLM yang dihelat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Administrasi Jakarta Kepulauan Seribu bersama Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) selama tiga hari, 119 warga Jakarta Kepulauan Seribu diharapkan bisa menjadi agen perubahan bagi lingkungannya
"Dengan ilmu dan pengetahuan kelautan, keselamatan dasar untuk tingkatan kapal nelayan ikan, diharapkan mereka bisa menjadi agen perubahan, khusunya untuk lingkungan sendiri," ujar Ketua STIP Jakarta, Captain Sahattua P Simatupang, Kamis (26/04/2018).
Sahattua mengatakan, dengan kesadaran, keterampilan, pemahaman, pengalaman dan atitude yang dimiliki, para peserta bisa akan mampu bersaing dalam dunia industri.
"Tentunya dunia industri akan lebih percaya, karena mereka sudah mengikuti pendidikan yang standar dan diakui, bahkan industri juga akan diuntungkan," katanya.
Sementara itu, Windu Cahyaningsih, Kepala Bagian Kesejahtraan Rakyat Kepulauan Seribu menilai, antusiasme warga Jakarta Kepulauan Seribu sangat tinggi, dan kedepan pihaknya akan berupaya untuk kembali menyelenggarakan kegiatan yang sama.
"Komitmen kita tidak hanya berhenti disini, tapi juga ada gelombang berikutnya dan berikutnya," tandasnya.
Reporter: Saeful Bahri