Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu akan menyambut kehadiran tim penilai Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPAP) pada 4-5 Mei mendatang.
Kunjungan tim penilai tersebut dilakukan usai Pemkab Kepulauan Seribu dinyatakan lolos tahap kedua, dan akan segera dilakukan proses verifikasi secara langsung oleh perwakilan Kementrian PPAP.
Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kepulauan Seribu, Iwan Samosir mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan diri dalam kegiatan verifikasi tersebut, sehingga data yang diterima oleh Kementrian PPAP memang benar adanya dan tidak direkayasa.
"Kepulauan Seribu secara administrasi dinyatakan lulus, maka akan dilakukan peninjauan ke lapangan oleh tim dari Kementerian (PPAP) untuk melihat secara fisik pada 4-5 Mei mendatang, untuk itulah kami melakukan rapat mempersiapkan semua kebutuhan yang diperlukan,” tutur Iwan, Senin (30/04/2018).
Tercatat nantinya akan ada lima klaster yang akan dipantau oleh tim penilai, yaitu hak sipil anak dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternative, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktunya luang dan kegiatan budaya, serta klaster terakhir yaitu perlindungan khusus.
Rencananya selama kunjungan pada 4 Mei nanti, tim penilai akan mengagendakan 14 lokasi yang akan dituju, diantaranya sekolah ramah anak, RPTRA, Puskesmas, perpustakaan, sanitasi, air bersih, dermaga ramah anak, pengasuhan anak, paud, radio kabupaten, panti sosial, ruang laktasi, hutan bakau, tempat umum larangan merokok, dan kapal sekolah.
"Jadi mereka akan cek apakah singkron antara data yang telah diinput dengan dilapangannya. Harapan kami Kepulauan Seribu lulus sebagai kota layak anak," tambah Iwan.
Reporter: Petrus A