Perhelatan kirab obor Asian Games atau Torch Relay yang akan mengelilingi 54 kota di seluruh Indonesia dipastikan akan melewati wilayah Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Pramuka pada 17 Agustus mendatang.
Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) memastikan Pulau Pramuka menjadi kunjungan terakhir Torch Relay Asian Games sebelum di terima di Istana Negara dan akan dibawa ke Stadion Gelora Bung Karno pada 18 Agustus mendatang untuk pembukaan Asian Games 2018.
“Kepulauan Seribu akan terlibat dalam acara Torch Relay Asian Games, disana direncanakan akan dilakukan upacara bendera dan kembali kedarat menuju Istana Negara,” tutur Direktur Ceremony Inasgoc, Herti Purba di Jakarta, Kamis (12/07/2018).
Torch Relay Asian Games akan dimulai di Yogyakarta pada 18 Juli mendatang dengan melewati beberapa kota, dan akan singgah di Jakarta pada 15 Agustus, lalu akan mengujungu Pulau Pramuka pada 17 Agustus melalui dermaga Marina, Ancol menuju dermaga Pulau Pramuka melewati Villa Pedaton, dermaga Dishub, Sekolah 69, Taman Nasional, lapangan sepak bola, Rumah Dinas Kabupaten, Puskesmas dan kembali ke dermaga Pulau Pramuka.
“Obor tidak akan lama diwilayah Pulau Pramuka, karena harus segera kembali ke darat dan dibawa ke Istana Negara. Kami harapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menyiapkan acara menarik untuk memperkenalkan pariwisata, budaya dan keindahan wilayahnya,” ucap Herti.
Sementara itu, Ketua Inasgoc Erick Thohir berharap semua Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten bisa memaksimalkan perhelatan Torch Relay Asian Games untuk mempromosikan potensi kebudayaan dan sejarah masing-masing wilayah, sehingga masyarakat merasakan dampaknya.
“Ini merupakan sejarah bagi Indonesia, sudah selayaknya kita bangga, dan keterlibatan masyarakat memiliki peranan penting agar kemeriahan bisa dirasakan seluruh Indonesia, karena aka nada sekitar 18 km yang akan dilalui dengan 54 kota di seluruh Indonesia,” papar Erick.
Reporter : Petrus A