Proses penanganan pemadaham api wajib diketahui dan dipahami semua golongan usia, termasuk para siswa SD yang ada di wilayah Kepulauan Seribu.

Hal ini penting, karena dengan mengetahui proses penanganan pemadaham api, bisa mencegah terjadinya kebakaran dan mengetahui cara yang tepat dalam memadamkan api yang membesar.

Langkah inilaah yang dilakukan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dengan menyambangi SDN 03 Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, demi mengenalkan kepada siswa dan guru akan kondisi kebakaran.

“Siswa dan guru dilatih cara memadamkan api menggunakan karung basah, tabung dan kompor gas serta pengenalan alat pemadam api ringan (apar-red). Total ada sekitar 50 siswa dan 12 guru yang dikenalkan profesi damkar," kata Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Satriadi Gunawan, Jumat (20/07/2018).

Satriadi berharap, dengan diperkenalkannya profesi damkar ini, maka para siswa dan guru bisa memahami mengenai bahaya kebakaran serta bisa menambah pengetahuan dan ikut sosialisasikan bahaya kebakaran. 

"Diharapkan setelah mendapatkan pelatihan, bisa juga memberikan pengetahuan kepada keluarga dan lingkungan tempat tinggal," tandasnya.

 

 

 

Reporter: Zaini Miftah