Sebanyak empat sekolah di wilayah Kepulauan Seribu dipastikan menjadi percontohan sebagai sekolah sehat di seluruh Indonesia dengan kriteria bidang lingkungan.

Tercatat empat sekolah tersebut adalah SMP 260 Pulau Harapan, SMP 241 Pulau Tidung, Man 21 Pulau Harapan, dan SMA 69 Pulau Pramuka. Seluruh sekolah tersebut ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai percontohan sekolah sehat untuk seluruh Indonesia.

Pihak Dinas Kesehatan Provonsi DKI Jakarta sendiri akan terlibat secara langsung dalam membantu keempat sekolah di Kepulauan Seribu tersebut menjaga kriteria, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan Pelatihan Guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tentang Skrining Kesehatan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

Kegiatan pelatihan tersebut dilakukan di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Selasa (24/07/2018) dan melibatkan para guru sekolah serta tenaga kesehatan Puskesmas.

“Kegiatan ini untuk mendukung agar empat sekolah di Kepulauan Seribu tersebut benar-benar menjadi contoh dengan memenuhi kriteria yang ada, sehingga dalam pelatihan ini melibatkan para guru sekolah terkait dan tenaga Puskesmas, selain itu kedepan para murid di Kepulauan Seribu memiliki kecerdasan kesehatan serta kemandirian yang sama dengan yang ada di darat,” tutur Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan, Desy Prijanti.

Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Kesejahtraan Rakyat (Kesra) Kepulauan Seribu, Windu Cahyaningsih yang juga hadir membuka pelatihan tersebut mengaku senang dengan dukungan dari Dinas Kesehatan, sehingga dapat melatih dan mengingatkan kepada para guru akan kesadaran kebersihan di lingkungan sekolah.

“Tentunya dengan ditetapkannya empat sekolah sebagai percontohan sekolah sehat untuk seluruh Indonesia, hal ini akan semakin memacu para guru di Kepulauan Seribu untuk terus menjaga kebersihan, apalagi Pemerintah Kabupaten Jakarta Kepulauan Seribu terus fokus meningkatkan mutu kebersihan di setiap Pulau. Kita akan sosialisasikan hal ini agar empat sekolah terpilih bisa menjadi kriteria yang ditentukan,” tutur Windu.

 

 

 

 

Reporter : Petrus A