Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu kembali melanjutkan pembangunan pemecah ombak (breakwater) di sisi utara pantai Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan.
Langkah itu dilakukan untuk melindungi wilayah Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dari bahaya abrasi dan deburan ombak laut.
Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Ahmad Saiful mengatakan, pembangunan tersebut merupakan kelanjutan dari pembangunan tahun 2017 yang memiliki panjang mencapai 500 meter persegi.
"Saat ini pembangunan sudah dimulai, dan juga sudah selesai proses lelang dari Pokja UPPBJ. Kita siapkan anggaran kurang lebih Rp. 26 miliar, dan ditargetkan pertengahan Desember selesai," kata Saiful, Kamis (26/07/2018).
Sementara itu, salah seorang warga Ketua RW 03 Pulau Tidung, Khairudin menilai, pihaknya bersyukur dengan dilanjutkannya pembangunan tersebut sehingga dapat melindungi pesisir pantai khususnya wilayah permukiman.
"Di waktu-waktu tertentu ombak bisa datang dan air pasang. Jika tidak dipasang breakwater tentu bisa tergerus pantai dan rumah warga jadi korban. Jadi intinya warga sangat setuju dan itu masuk dalam musyawarah pramusrenbang dan memang keinginan warga," katanya.
Reporter: Saeful Bahri