Persiapan terus dilakukan pihak Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) jelang perhelatan pada 18 Agustus mendatang, salah satunya dengan melakukan simulasi Emergency Sport Events di venue jetski dan layar pada Senin (06/08/2018).
Kegiatan yang melibatkan Komando Armada I TNI AL, Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu ini dilakukan untuk memberikan gambaran penanganan media kepada para atlet jetski dan layar yang mengalami kecelakaan di laut.
“Intinya kita coba latih, sehingga jika dalam keadaan yang sebenarnya tidak canggung, latihan ini sesering mungkin dilakukan, kita rencanakan berkelanjutan jika memungkinkan. Total simulasi ini melibatkan 34 orang,” tutur PIC Manager Departemen Sport and Medical Jakarta II Inasgoc, Letkol Laut, Inggil Kurniadi kepada Pulauseribu.jakarta.go.id.
Inggil menjelaskan, dalam simulasi tersebut dibagi dalam beberapa tahapan, mulai saat atlet jatuh ke laut, hingga penanganan menuju rumah sakit yang dirujuk.
“Pertolongan pertama di tengah laut melalui perahu karet atau jet ski, lalu akan dibawa ke kapal ambulance dimana akan dilakukan pertolongan lanjutan, lalu setelah stabil kita evakuasi ke dermaga lalu dipindahkan mobil ambulance dan dirujuk ke rumah sakit,” jelas Inggil Kurniadi.
Reporter: Petrus A