Wilayah Kepulauan Seribu menjadi salah satu lokasi bersejarah dalam rangkaian kirab obor (torch relay) Asian Games 2018, hal ini dikarenakan api abadi akan membara pertama kalinya di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan.
Dalam rangkaian perhelatan yang diselenggarakan pada 17 Agustus nanti, api obor akan disertakan dalam Upacara HUT RI ke 73 di Lapangan Sepak Bola, dan akan menyala di Mini Cauldron yang telah disiapkan pihak Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc).
Tentunya hal ini menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat mini cauldron digunakan oleh Inasgoc untuk lokasi yang memiliki nilai sejarah disetiap daerah yang dilalui.
“Berbanggalah masyarakat Kepulauan Seribu akan hadirnya perhelatan torch relay Asian Games di Pulau Untung Jawa ini, karena ini sejarah tersendiri bagi Kepulauan Seribu dan Indonesia secara umum. Tentunya kehadiran perhelatan ini juga akan memberikan dukungan bagi peningkatan pariwisata di Kepulauan Seribu,” ucap Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad.
Tercatat api obor Asian Games 2018 berasal dari api abadi di India dan Yogyakarta yang sengaja digabungkan, karena India merupakan tuan rumah Asian Games pertama pada tahun 1951. Api ini diambil dari lokasi api abadi Asian Games di India, yaitu Stadion Nasional Dhyan Chand di New Delhi, India yang merupakan tempat Asian Games pertama kali digelar.
Dari India, api abadi dibawa menuju Yogyakarta dan digabungkan dengan api abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Selama di Indonesia, api obor tersebut dibawa keliling di 54 kota dan kabupaten di 18 provinsi di Indonesia dengan menempuh jarak sekitar 18.000 kilometer. Pulau Untung Jawa menjadi lokasi terakhir destinasi rangkaian torch relay Asian Games 2018.
Reporter: Petrus A