Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta Fery Farhati Baswedan mengapresiasi perhelatan Kampanye Stop Bullying yang diselenggarakan di Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tidung Ceria, Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Selasa (04/09/2018).

Kegiatan yang melibatkan puluhan siswa SD dan orang tua murid Pulau Tidung tersebut diyakini mampu memberikan pengetahuan akan kesadaran dampak bullying terhadap anak bagi pada masa depannya.

“Data dari Komnas Anak tahun 2015, ada sekitar 2800 pengaduan, dan 62 persen kasusnya terjadi di sekolah dan rumah. Tentu ini memperihatinkan karena anak-anak sangat rentan. Maka kunci keberhasilan ada di keluarga, jika di rumah penuh cinta maka pribadi anak penuh cinta,” Fery Farhati Baswedan.

Fery menjelaskan, ada lima kunci agar anak-anak bisa terhindar dari bullying, dan semua itu harus bersumber dari orang tua dalam memberikan perhatian dan dukungan.

“Pertama, dari rumah sendiri yakni harus penuh cinta dan kasih sayang. Kedua, orangtua harus mau belajar, karena anak yang dilahirkan jaman sekarang berbeda dengan jaman kini. Ketiga, orangtua harus visioner yakni harus memikirkan jauh kedepan, anak ingin menjadi apa. Keempat, religious, yaitu anak diajarkan untuk dekat kepada Allah. Kelima, orangtua hadir dalam kehidupan anak, seperti anak ada dimana, apa yang mereka sudah lakukan, sehingga anak diperhatikan," tambahnya.

Tercatat kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK DKI Jakarta, Fery Farhati, Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, Ketua TP PKK Kepulauan Seribu, Yetty Husein Murad, Sekjen Komnas Anak, Danang Sasongko, serta perwakilan PT Daihatsu Motor, Haryanto.

 

 

 

Reporter: Zaini Miftah