Prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu dalam perhelatan Pameran Flora dan Fauna (Flona) 2018, diyakini akan memberikan motivasi baru.

Tercatat dalam pameran tersebut, Pemkab Kepulauan Seribu dipilih tim juri sebagai stand partisipasi aktif selama perhelatan Flona 2018 yang berakhir pada 10 September.

Menurut Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Kepulauan Seribu (Ekbang), Andi Muchdar menilai, prestasi ini dapat menjadi pemicu untuk kabupaten lebih maju, lebih hijau dari segi lingkungan hidup di pulau.

“Tentunya ini prestasi yang membanggakan, apalagi Bupati Kepulauan Seribu menggalakan giat menanam, seperti kegiatan menanan 1000 pohon sukun di Pulau Seribu, yang diharapkan bisa mempercepat tanaman sukun yang merupakan tanaman khas Pulau Seribu semakin dikenal,” kata Andi Muchdar, di Jakarta, Senin (10/09/2018).

Selain menanam 1000 pohon sukun, Pemkab Kepulauan Seribu juga tengah giat mengajak ASN dan warga untuk konsisten menjaga lingkungan, baik di pulau maupun di laut agar tetap bersih dari sampah.

“Yang terpenting seluruh ASN dan warga juga memiliki motivasi yang sama untuk menjaga lingkungan hidup di Pulau Seribu agar tetap terjaga kebersihannya,” jelas Andi Muchdar.

Pihak penyelenggara sendiri mencatat pada tahun ini penyelenggaraan mengalami penurunan transaksi dibanding tahun lalu, dimana dari Rp. 10 miliar menjadi Rp. 6 miliar. Kondisi ini juga didukung dengan penurunan peserta, dimana dari 126 stand, tahun ini hanya 102 stand.

“Bukan masalah bagi kami, yang terpenting bagi Pemkab Kepulauan Seribu dibuktikan dengan mencoba menarik pengunjung melalui kegiatan seni musik di stand kami, dan hasilnya terbukti sukses dan menarik banyak perhatian,” tambah Andi Muchdar.

 

 

 

 

Reporter: Petrus A