Pengerjaan pembangunan pemecah gelombang air laut (breakwater) di sepanjang pantai timur Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara sudah mencapai 30 persen.

Menurut Kepala Sudin Sumber Daya Air Kepulauan Seribu, Ahmad Saiful mengatakan, pengerjaan breakwater sepanjang 426 meter disisi Timur Pulau Pramuka tersebut ditargetkan akan rampung pada Desember 2018 mendatang

"Pekerjaan sudah dilakukan mulai 5 Juli kemarin, dan kini pengerjaannya telah mencapai 30 persen," kata Saiful, Senin (17/09/2018).

Tercatat biaya pembangunan breakwater tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 13 miliar.

"Pengerjaan ditargetkan selesai 10  Desember mendatang sesuai dengan kontrak," tambahnya.

 

 

 

Reporter: Saeful Bahri