Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu, Ahmad Saiful memastikan proses pembangunan sistem pengolahan air limbah (SPAL) di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu Selatan sudah mencapai 30 persen.

"Perkembangan SPAL saat ini sudah mencapai 30 persen, dari 2 zona yang dibangun di RT 001/01 dan RT 001/03 Pulau Lancang," kata Saiful, Senin (24/09/2018).

Ia menjelaskan, pembangunan yang dilakukan di dua zona titik tersebut rencananya akan disambungkan ke 600 rumah penduduk setempat. 

"Tujuannya agar pengolahan air limbah disini layak dan ramah lingkungan, karena Kepulauan Seribu sudah menjadi program KSPN," jelasnya.

Dalam proses pembangunannya, Sudin SDA Kepulauan Seribu akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 9,9 milyar, yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2018.

"Masa pelaksanaan pekerjaan 135 hari. Target selesai pertengahan Desember 2018. Dilaksanakan PT Aura Hutaka dan PT Turba Kalimal Konsultan," pungkas Saiful.

 

 

 

 

Reporter: Saeful Bahri