Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) kembali menghelatkan ajang pemilihan Putra Putri Bahari (PAPI) Kepulauan Seribu.
Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan, PAPI sudah ada sejak tahun 2003, namun sejak dua tahun terakhir kegiatan tersebut terhenti, tidak diselenggarakan, karena anggarannya tidak ada.
"Alhamdulillah, tahun ini kami bisa selenggarakan. Mudah-mudahan ini bisa membangkitkan dan menyalurkan kaum muda untuk mencintai budaya kebaharian," ujar Cucu, Senin (08/10/2018).
Pihaknya mengakui, proses penjurian sudah diselenggarakan terhadap 2000 orang peserta, dimana dari ajang tersebut dipilih 24 orang finalis PAPI Kepulauan Seribu.
"Mereka akan mengikuti pembekalan atau karantina setiap harinya hingga 28 Oktober 2018,"katanya.
Cucu berharap, PAPI ini bisa menjadi icon generasi muda Kepulauan Seribu dan menambah minat anak muda tentang kebaharian.
"Grand final kita laksanakan 3 November di Pulau Untung Jawa," tandasnya.
Reporter: Saeful Bahri