Suku Dinas Pariwisata dan Budaya (Sudin Parbud) Kepulauan Seribu mengaku tengah menyiapkan strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara
Langkah itu dilakukan Sudin Parbud usai melakukan riset kepada masyarakat dan wisatawan di Jabodetabek dari sisi kepuasan, pengetahuan, perhatian, promosi di Kepulauan Seribu.
“Kami mendata semua sisi pariwisata, dan melihat apa saja langkah-langkah yang perlu dipersiapkan, sehingga kedepan ada solusi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” kata Kepala Sudin Parbud Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia, Kamis (25/10/2018).
Berdasarkan hasil riset tersebut, tercatat dari sisi perhatian, Kepulauan Seribu berada pada tingkat 87 persen, hanya sedikit dibawah Pulau Bali dan Borobudur.
Untuk kunjungan sendiri, Kepulauan Seribu masih 32 persen, atau tertinggal dari daerah lain di dekat Jabodetabek, seperti Puncak (47 persen), Bandung (43 persen).
Untuk tingkat kepuasan wisawatan hanya 55 persen, dan jauh berada dibawah Labuan Bajo, Pulau Bali, Pulau Lombok.
“Kami sudah mendapatkan poin yang perlu dilakukan, dan kami sudah menyiapkan langkah atau strategi, termasuk solusi untuk bisa memberikan kepuasan, kenyamanan kepada wisatawan,” ujar Cucu.
Dirinya menjelaskan, Pemkab Kepulauan Seribu, melalui Sudin Parbud, bersama masyarakat, dan pemilik resort akan melakukan beberapa hal penting, mulai dari perbaikan fasilitas dan layanan, promosi, meningkatkan informasi wisata.
“Perlu dilakukan promosi secara luas, penambahan atraksi di Pulau Pemukiman, peningkatan fasilitas transportasi antar pulau, akses listrik, SPBU, dan ATM. Selain itu perlu juga peningkaatan layanan dan SDM mulai pelatihan bahasa asing, pelatihan kuliner serta ketrampilan pariwisata,” jelas Cucu.
Reporter: Petrus A