Wilayah Kepulauan Seribu memiliki potensi yang sangat beragam untuk dinikmati para wisatawan, mulai dari potensi laut, pariwisata, budaya, kuliner, tanaman dan biota laut.
Salah satu jenis tanaman yang kaya akan manfaat itu terdapat di pohon sukun duri, dimana jenis ini menjadi tanaman ciri khas wilayah Kepulauan Seribu.
Tanaman yang memiliki nama ilmiah Artocarpus altilis ini merupakan sejenis pohon yang berbuah, namun buah sukun tidak berbiji dan memiliki bagian yang empuk dan menjadi salah satu potensi yang dikembangkan banyak masyarakat di Kepulauan Seribu.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sendiri menyadari betul akan potensi ini, dan mencanangkan Gerakan 1000 Sukun, dimana telah dilakukan penanaman 1.377 pohon sukun secara bersamaan pada 28 Oktober di 16 pulau wilayah Kepulauan Seribu.
Tentunya langkah ini berkaca pada potensi sukun yang bisa dimanfaatkan bagi masyarakat di Kepulauan Seribu dari berbagai bagian. Dimana daging sukun yang telah dikeringkan bisa dijadikan tepung. Daunnya dapat dijadikan pakan ternak, kulit batangnya menghasilkan serat yang bagus untuk pakaian. Getahnya digunakan untuk menjerat burung, menambal perahu. Kayu sukun sendiri dapat dijadikan bahan alat rumah tangga.
Tanaman sukun juga banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Kepulauan Seribu untuk kuliner, seperti keripik, sayur lodeh, sayur asem, dan lainnya.
Manfaat sukun tidak hanya sampai disana, dari segi kesehatan, sukun yang kaya akan serat merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat untuk tubuh manusia saat dikonsumsi. Diantaranya sukun dapat menurunkan gula darah penyebab diabetes, sukun menjadi alternatif makanan penghasil tenaga serta mengurangi kelebihan kolesterol jahat. Sukun yang kaya akan Omega 3 dan Omega 6 juga sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit dan rambut, sukun juga dapat melancarkan pencernaan, membantu mengurangi berat badan (diet).
Namun dari sekian banyak potensi yang ada, dalam proses penanaman sukun, perlu dilakukan langkah-langkah tepat dari sisi perawatan, sehingga bisa menghasilkan tanaman yang berkualitas.
Hal ini dikarenakan pohon sukun merupakan tanaman yang banyak menyerap air, sehingga perlu disiapkan strategi yang tepat agar asupan air memadai, seperti menempatkan penanaman pohon sukun di lokasi yang dekat dengan sumber air, serta menanam pohon sukun berjauhan dengan tanaman lain.
Reporter: Petrus A