Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu terus mempersiapkan kebutuhan masyarakat sekitar yang sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi usai melakukan Rapat Pimpinan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu di Gedung Mitra Praja, Senin (19/11/2018) menilai, Pemkab Kepulauan Seribu akan melakukan kajian terhadap pembangunan Rumah Susun (rusun) layaknya program rumah DP 0 rupiah.

“Kita akan kaji keinginan warga terhadap kebutuhan rumah tinggal, kita juga akan lakukan kajian rusun di pulau,” tutur Junaedi.

Langkah ini dilakukan usai melihat minimnya respon pendaftar program rumah DP 0 rupiah di wilayah Kepulauan Seribu yang hingga kini baru 3 pendaftar yang mengembalikan berkas secara lengkap.

“Sejauh ini hanya 3 pendaftar yang berminat dalam program ini. Tentunya kita melihat ada beberapa faktor yang menyebabkan minimnya peminat ini, seperti kenyamanan tinggal di pulau, faktor transportasi yang tidak mudah dari darat ke laut,” tutur Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kepulauan Seribu, Rommel Pasaribu.

Terkait rencana pengkajian pembangunan rusun di wilayah Kepulauan Seribu, Rommel Pasaribu mengaku, pihaknya menyambut baik hal tersebut, dan siap berkomunikasi dengan pihak Dinas.

“Hal ini masih gagasan, kita akan kaji ulang dan melihat aspek-aspek yang ada saat ini baik dari kebutuhan, struktur tanahnya dan lainnya. Namun jika dibutuhkan kita akan siapkan dan kirim ke dinas agar melihat peluang ini,” tegasnya.

 

 

 

 

Reporter: Petrus A