Sebagai salah satu wahana wisata yang kerap dikunjungi, Labirin Mangrove di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara terus dipercantik.

"Tahun ini kita tambahkan dengan adanya jalan penghubung (Shelter-red), gazebo dan 45 lampu hias. Harapannya saat pengunjung datang bisa berteduh, bisa juga digunakan saat malam hari atau event-event tertentu," ujar Evi Herlina Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Selasa (18/12/2018).

Tercatat Labirin Mangrove memiliki beberapa fasilitas yang dapat dinikmati para wisatawan, seperti flaying fox, habitat penyu dan lainnya.

Evi menjelaskan, selain ada habitat penyu sebagai atraksi wisata, pihaknya juga menyiapkan berbagai tempat spot wisata, salah satunya berupa kolam ikan untuk edukasi bagi pengunjung.

"Jadi kita balut dengan edukasi, kemudian dibuat paket wisata bekerjasama dengan pihak travel dan pemandu yang sudah memiliki sertifikat izin wisata. Di antaranya seperti tanam mangrove, transplantasi karang dan transplantasi lamun," terangnya.

Sarpas wisata labirin mangrove berlokasi di Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, dan beroperasi sejak April 2018 lalu.

 

 

 

 

Reporter Saeful Bahri