Peredaran dan penggunaan narkoba terus diwaspadai pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu, khususnya jelang libur Natal dan Tahun Baru.
Menurut Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan, momentum libur Natal dan Tahun Baru akan membuka peluang adanya peredaran dan penggunaan narkoba, sehingga akan dilakukan langkah-langkah serius, salah satunya dengan sosialisasi.
“Kami memprediksi animo kunjungan ke wilayah Kepulauan Seribu saat libur akhir tahun semakin meningkat, dan membuka peluang adanya kegiatan peredaran dan penggunaan narkoba, sehingga akan dilakukan sosialisasi melalui spanduk-spanduk atau baliho agar pengunjung atau wisatawan yang datang tidak melanggar aturan, serta dapat ikut menjaga suasana aman dan kondusif di Kepulauan Seribu," kata Junaedi, Rabu (19/12/2018).
Selain sosialisasi, rencananya Pemkab Kepulauan Seribu bersama petugas gabungan, termasuk kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan wisatawan untuk memastikan Kepulauan Seribu bebas dari peredaran dan penggunaan narkoba.
"Kita akan dirikan Pos Pengamanan Terpadu. Saya juga minta larangan membawa narkoba bisa disosialisasikan melalui pengeras suara di semua pelabuhan atau dermaga, hingga di seluruh resort atau pintu masuk destinasi wisata," tegas Junaedi.
Reporter: Petrus A