Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad melalui surat edaran kepada UKPD terkait menghimbau, kegiatan pergantian tahun di berbagai wilayah Kepulauan Seribu dilakukan secara sederhana.
Langkah ini dilakukan demi menunjukkan rasa empati terhadap korban bencana alam tsunami di Selat Sunda yang terjadi pada 22 Desember.
"Sebagai bentuk empati dan bela sungkawa kepada korban, sebaiknya pesta pergantian tahun tidak terkesan mewah dan hura-hura," ujar Husein, Kamis (27/12/2018).
Dalam Surat Edaran No.182 tahun 2018 tersebut, Husein Murad menghimbau malam pergantian tahun di Kepulauan Seribu diisi dengan kegiatan tausyiah, istighosah, dan doa bersama, untuk memohon keselamatan dan agar terhindar dari musibah bencana alam khususnya bagi warga dan wisatawan yang datang ke wilayah Kepulauan Seribu dan bagi bangsa Indonesia.
“Sebaiknya kegiatan banyak dilakukan dengan kegiatan rohani, dan sederhana,” tambah Husein.
Menanggapi hal ini, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan, pihaknya siap menjalankan surat edaran Bupati Kepulauan Seribu, dan akan tetap melakukan kegiatan di empat pulau permukiman namun dengan format yang berbeda.
"Formatnya kita rubah, kita lagi cari konsep yang sesuai dengan himbauan tersebut," jelasnya.
Reporter: Petrus A