Untuk mengantisipasi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dibawa nyamuk Aedes Aegypti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu mengaku telah menyiapkan beberapa langkah nyata.
Menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Yudi Dimyati menjelaskan, pihaknya telah menginstruksikan kepada Puskesmas di Kecamatan untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah masing-masing bersama dengan juru pemantau jentik (jumantik).
“Jadi akan dilakukan PSN dan Abatesisasi seminggu dua kali, yaitu pada hari Rabu dan Jumat. Ini sudah berjalan sejak 16 Januari lalu di setiap Kelurahan, dan akan berlangsung hingga akhir tahun 2019,” tutur Yudi Dimyati, Senin (21/01/2019).
Yudi menjelaskan, selain menyertakan Puskesmas, pihaknya juga melakukan sejumlah pengendalian DBD melalui beberapa kegiatan, seperti 1 rumah 1 Jumantik, fogging focus, kesiagaan Fasyankes untuk sarana prasarana klinis rawat jalan atau rawat inap, upaya promotif preventif melalui berbagai media dan kegiatan lainnya.
“Kami juga akan melakukan informasi secara luas terkait DBD dan kegiatan pencegahan di lingkungan masyarakat. Kami targetkan wilayah Kepulauan Seribu bebas dari DBD,” jelasnya.
Reporter: Petrus A