Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memantau kondisi tanggul (jembatan) untuk akses masuk dermaga Kaliadem, Penjaringan Jakarta Utara, Kamis (07/02/2019).

Langkah ini dilakukan untuk merespon keinginan warga Kepulauan Seribu, yang menilai akses masuk ke dermaga Kaliadem perlu dipersiapkan, sehingga memudahkan kunjungan warga dan wisatawan.

Menurut Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi usai meninjau dermaga Kaliadem mengaku, tingginya tanggul atau jembatan penyeberangan menuju dermaga dikeluhkan oleh warga karena kesulitan saat membawa barang belanjaan yang hendak naik ke kapal.

"Kita melihat di dermaga Kaliadem ada celah disamping tangga yang kita usulkan dibangun sementara, lebarnya tiga meter agar bajaj bisa masuk hingga ke kapal," kata Junaedi.

Tercatat selain akses, warga juga harus mengeluarkan ongkos tambahan bagi kuli angkut untuk menaikan barang belanjaan ke kapal, hal ini berdampak terhadap harga barang kebutuhan pokok di Kepulauan Seribu.

"Kita akan undang dinas terkait serta TGUPP untuk membicarakan soal ini, semoga pembangunan jalur alternatif khusus barang bisa segera dibangun," jelas Junaedi.

Pembangunan tanggul atau jembatan menuju dermaga Kaliadem tersebut dilakukan untuk mengantisipasi banjir rob yang sering menggenangi wilayah tersebut.

 

 

 

 

Reporter: Zaini Miftah