Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu siap mendukung kehadiran teknologi smart microgrid yang akan membantu kebutuhan listrik.

Hal ini dilakukan karena teknologi smart microgrid yang akan diterapkan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara tersebut akan menjadi pilot project penyediaan listrik di wilayah kepulauan lain di Indonesia.

“Tentunya rencana ini sangat baik dan saya sangat berterima kasih sekali, atas nama masyarakat Kepulauan Seribu dengan dibangunnya teknologi smart microgrid,” tutur Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, Kamis (21/02/2019).

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyepakati kerja sama pembangunan system koneksi jaringan kelistrikan microgrid atau teknologi smart microgrid di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Nantinya dalam penerapan teknologi tersebut, BPPT turut mengandeng Chungbuk National University.

Rencananya pembangunan teknologi smart microgrid di Pulau Pramuka akan direalisasikan Juni 2019 dan diharapkan bisa membantu menambah pasokan listrik di Kepulauan Seribu. Sebagai tahap awal teknologi tersebut akan diprioritaskan untuk melayani suplai listrik di Kantor Bupati Kepulauan Seribu, RSUD Kepulauan Seribu, dan SMA Negeri 69 Kepulauan Seribu.

“Pemkab Kepulauan Seribu akan mendukung rencana kehadiran teknologi tersebut, dan kedepan hal ini bisa menjadi solusi bagi kebutuhan listrik di wilayah Kepulauan Seribu dan kepulauan lainnya,” tambah Junaedi.

Sistem teknologi smart microgrid sendiri terdiri atas intelligent inverter yang dapat mengonversikan sumber energi baru dan terbarukan untuk menyuplai beban listrik.

 

 

 

 

 

Reporter : Petrus A