Pengembangan potensi wisata religi di Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan akan segera terwujud dalam waktu dekat.
Hal itu terlihat dari keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung, Kalimantan Utara yang akan segera melakukan pemugaran makam Raja Pandhita yang ada disekitar Taman Pemakaman Umum Pulau Tidung.
Menurut Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi usai menerima kunjungan Bupati Tana Tidung, Undunsyah dan jajarannya di Pulau Tidung, Rabu (27/02/2019) mengaku, pihak Pemkab Tana Tidung sangat serius menjadikan makam Raja Pandhita sebagai salah satu wisata religi yang berkembang.
“Jadi ada komitmen untuk melakukan pemugaran makam dengan berbagai fasilitas pelengkap lainnya, sehingga lokasi makam juga semakin menarik, tidak hanya bagi peziarah, maupun bagi wisatawan,” kata Junaedi.
Rencananya untuk mewujudkan hal itu, Pemkab Kepulauan Seribu akan menunggu hasil penelitian arkeolog dan kelengkapan silsilah Raja Pandhita.
“Semua yang akan melakukan hal ini adalah pihak ahli waris dari Raja Pandhita, Pemkab Kepulauan Seribu mendukung terwujudnya hal ini, karena potensi Pulau Tidung telah berkembang pesat untuk wisata,” tutur Junaedi.
Seperti diketahui, Raja Pandhita berasal dari Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, namun karena pengasingan pada masa kolonial Belanda, Raja Pandhita tiba di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, dan dimakamkan di Pulau Tidung.
“Kami sangat serius menjadikan wilayah ini sebagai wisata religi, dan ini tentu menjadi hal menarik, sehingga semakin banyak generasi dari Raja Pandhita yang berkunjung ke Pulau Tidung,” tambah Bupati Tana Tidung, Undunsyah.
Reporter : Petrus A