Pulau Karya yang berada di Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara ternyata tidak hanya dikenal sebagai lokasi penentu Rukyatul Hilal, namun juga menjadi destinasi wisata.
Dengan luas sekitar 6 Ha, pulau yang tidak berpenduduk ini ditopang oleh dua Pulau Permukiman, yaitu Pulau Pramuka dan Pulau Panggang yang jaraknya dapat ditempuh 10 menit menggunakan kapal ojek.
Di Pulau Karya juga terdapat Kantor Polisi, Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu, Kantor Kodim, Pos Damkar serta dermaga bagi para wisatawan atau penduduk yang ingin berkunjung.
Dermaga biasanya dimanfaatkan penduduk atau wisatawan untuk mengunjungi Pulau Karya yang memiliki destinasi wisata menarik, seperti pantai yang jernih dan pasir putih, lokasi sunset, spot mancing di area dermaga bahkan area kamping yang luas.
Pada 5 Mei lalu, Pulau Karya dijadikan lokasi Rukyatul Hilal dan Hisab untuk menentukan 1 Ramadan 1440 oleh pihak Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam, Jakarta Islamic Centre (JIC) dibantu tim dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) serta didukung oleh Kementerian Agama DKI Jakarta, Pengadilan Agama Jakarta Utara, Pemkab Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Agama Kepulauan Seribu.
Pemilihan Pulau Karya ini sendiri berdasarkan hasil riset lapangan yang melibatkan para pakar dan peneliti falakiyah dan astronomi dari Kementerian Agama RI, Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) Pusat dan dari JIC sejak tahun 2015.
Rukyatul Hilal adalah aktivitas mengamati bulan secara langsung di kaki langit. Jika dalam pemantauan tersebut bulan sudah berbetuk sabit, itu berarti umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa sehari setelahnya.
Reporter : Petrus A