Program mudik gratis yang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu mendapat respon positif dari masyarakat.
Hal ini dikarenakan pelayanan mudik gratis sangat dinanti masyarakat Kepulauan Seribu yang memerlukan transportasi kapal menuju kedarat atau sebaliknya, dari darat ke pulau.
Menurut Indah Yani, salah satu warga Pulau Pramuka mengaku, pelayanan mudik gratis memudahkan dirinya melakukan perjalanan bertemu saudaranya yang ada didarat.
“Tentu program Pemkab Kepulauan Seribu ini sangat membantu kami, warga yang ada di pulau ketika merayakan hari Idul Fitri,” kata Indah, Kamis (23/05/2019).
Seperti diketahui, Pemkab Kepulauan Seribu menghadirkan pelayanan mudik gratis yang dilakukan pada 3 Juni dari Marina Ancol ke pulau, dan 9 Juni dari pulau ke Marina Ancol.
Pihak Pemkab Kepulauan Seribu sendiri menyiapkan 3 kapal Prabu Bahari dan 1 kapal PTK dengan total kapasitas 250 orang. Proses pendaftaran akan dimulai pada 12-25 Mei melalui pelayanan online di https://mudikpulauseribu.jakarta.go.id, dan setiap penumpang harus memenuhi persyaratan, seperti penduduk Kepulauan Seribu, dan hanya boleh membawa barang dengan berat 5 kg.
“Kami senang dengan kehadiran pelayanan mudik gratis ini, kegiatan tersebut sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu yang sulit mendapatkan kapal jika ingin merayakan Idul Fitri bersama kerabat di darat,” kata Miftah warga Pulau Tidung.
Pelayanan mudik gratis sendiri melayani tiga rute berbeda, yaitu rute menuju wilayah selatan, utara dan Pulau Sabira.
"Berdasarkan data dari https://mudikpulauseribu.jakarta.go.id, hingga pukul 09.00 WIB, total untuk pendaftaran wilayah selatan mencapai 21 kuota, dan menyisahkan 29 kuota. Untuk wilayah utara semua kuota sudah terpenuhi, sedangkan tujuan Pulau Sebira baru mendaftar 9 kuota, dan menyisahkan 41 kuota tersisa. Kita harapkan semakin banyak warga yang segera mendaftar,” kata Kepala Bagian Umum dan Protokoler Kabupaten Kepulauan Seribu, Eko Witarso.
Reporter : Petrus A