Metode urban farming tampaknya menjadi salah satu langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu, untuk meningkatkan budidaya tanaman bagi kebutuhan masyarakat.
Hal ini dilakukan usai Pemkab Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu, sukses melakukan panen perdana berbagai tanaman di lahan urban farming atau pertanian perkotaan di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu Selatan, Kamis (13/06/2019).
Menurut Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi yang hadir untuk melakukan panen perdana menilai, hasil panen raya melalui urban farming ini cukup bagus untuk di kembangkan di pulau lainnya.
"Harapan saya urban farming ini terus ditingkatkan dan yang ada dilahan ini perlu dikembangkan. Tujuannya agar kita bisa mempertahankan ketahan pagan demi memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Kepulauan Seribu," ujar Junaedi.
Tercatat dalam kegiatan panen ini, sukses menghasilkan tanaman cabai, terong, kangkung, kacang panjang, bayam dan pakcoy.
“Kedepan Sudin KPKP bisa membuat urban farming di Pulau Karya karena masih ada lahan kosong yang bisa dimanfaatkan sehingga bisa menghasilkan kebutuhan pokok warga. Dan Tim Penggerak PKK Kepulauan Seribu pun bisa berperan dalam membangun urban farming di Kepulauan Seribu," tutur Junaedi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Mahat menambahkan rata-rata hasil panen masing-masing tanaman 20 kg dengan masa waktu 2 bulan dilahan seluas 1 hektar.
Reporter : Zaini Miftah