Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, memanfaatkan lahan seluas sekitar 1,5 hektar di Pulau Tidung Kecil, Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan sebagai pertanian produktif.

Kepala UPT Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas KPKP DKI Jakarta, Sartono mengatakan, Pulau Tidung Kecil merupakan kawasan konservasi laut yang berkonsentrasi terhadap konservasi mangrove, terumbu karang, ikan Nemo dan penyu. 

"Lahan yang cukup luas dimanfaatkan sebagai lahan pertanian percontohan dan pusat budidaya tanaman," ujar Darjamuni, Sabtu (22/06/2019). 

Ia mengatakan, saat ini terdapat berbagai jenis tumbuhan telah ditanam guna penganekaragaman jenis tanaman untuk tujuan agrowisata. 

"Tekstur tanah berpasir yang dimiliki Pulau Tidung Kecil memiliki kelebihan, yaitu tanaman atau buah-buahan yang ditanam rasanya lebih manis dan untuk cabai lebih pedas karena kandungan airnya yang sedikit," kata Darjamuni. 

Darjamuni menambahkan, air payau di Pulau Tidung Kecil bisa dimanfaatkan juga untuk budidaya ikan lele, karena ikan lele memiliki toleransi lingkungan yang lebih luas.

 

 

 

 

Reporter : Zaini Miftah