Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menggelar rapat koordinasi (rakor) keterpaduan dalam pembinaan dan pemasaran produk warga binaan Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) Kepulauan Seribu.
Menurut Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan, kegiatan ini dilakukan agar pelaksanaan program PKT dapat dilakukan secara terpadu, sehingga akan tercapai warga Kepulauan Seribu yang sejahtera dengan cara mengembangkan kemampuan dan keterampilannya.
"Dalam waktu dekat kita ingin produk-produk hasil olahan warga hasil PKT dapat dipasarkan dalam bentuk bazar maupun pameran," ujar Junaedi, Kamis (18/07/2019).
Junaedi menambahkan, pemasaran produk warga bisa juga dilakukan di PKK Mart yang ada di masing-masing Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
"Kedepan kita akan bangun gerai-gerai yang representatif di tiap kelurahan sehingga begitu wisatawan mau membeli cinderamata sudah ada lokasinya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Unit Kerja Teknis 2 Kepulauan Seribu, Sofyan mengatakan, saat ini ada 800 pelaku usaha baru PKT yang ada di enam kelurahan.
"Para peserta mendapat pendampingan kewirausahaan, mulai dari pendaftaran, pelatihan, perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan, hingga pengajuan permodalan," ujarnya.
Ditambahkan Sofyan, adapun produk hasil olahan diantaranya keripik sukun, kerupuk ikan, dodol rumput laut, teh daun sukun, stick cumi, manisan rumput laut, maupun souvenir kerajinan tangan seperti perahu pinisi, hiasan lampu dari kerang maupun gantungan kunci.
Reporter : Zaini Miftah