Sebanyak 25 warga mengikuti pelatihan bahasa informasi hukum yang digelar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di ruang pola kantor Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Rabu (24/07/2019).
Menurut Koordinator Program Studi Sastra Indonesia, UNJ, Siti Gumo Attas mengatakan, pelatihan ini diikuti guru, pegawai Kelurahan, RT, karang taruna dan masyarakat, agar mengerti bahasa informasi hukum, mengingat saat ini banyak berita bohong atau hoax.
"Melalui pelatihan ini warga Kelurahan Pulau Tidung bisa tahu mana berita yang benar dan salah," ujar Siti.
Dalam kegiatan ini, para warga juga dilatih cara mengumpulkan cerita rakyat untuk mengembalikan karakter diri dari masyarakat Pulau Tidung yang memiliki cerita rakyat kepahlawanan.
"Warga diajarkan teknik bagaimana bisa mendapatkan informasi cepat dengan mambaca cepat, mengajarkan bagaimana santun memberikan informasi kepada wisatawan dan membuat demograpi Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil," ujarnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Universitas Negeri Jakarta, dan diharapkan masyarakat bisa menyaring tiap informasi yang masuk ke wilayah Pulau Tidung.
"Warga bisa memilah dalam menerima dan menyebar luaskan informasi yang masuk ke Pulau Tidung," pungkasnya.
Reporter : Saeful Bahri