Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan Gempa di Banten yang terjadi pada 2 Agustus tidak berdampak tsunami.
Hal itu ditegaskan BMKG dalam akun twitter resminya yang menegaskan peringatan dini tsunami dari gempa di Banten telah dicabut.
Seperti diketahui gempa magnitudo (M) 7,4 yang mengguncang Banten pada 2 Agustus malam berada di 7.54 LS,104.58 BT (147 kilometer Barat Daya Sumur-Banten) dengan Kedalaman 10 kilometer.
Gempa sendiri cukup kuat dirasakan masyarakat di wilayah Bandung dan Jabodetabek, dan pada pukul 21.35 WIB peringatan waspada tsunami dicabut setelah memantau tinggi air selama dua jam.
“Saya dengar dan merasakan gempa kemarin, tetapi di tidak mengkhawatirkan bagi saya, dan biasa saja, karena ini tidak berdampak sama sekali bagi wilayah Kepulauan Seribu,” kata Edi Syahrudin (45) warga Pulau Panggang.
Reporter : Petrus A