Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memfasilitasi PT Pertamina berdialog dengan masyarakat di Aula Kantor Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan.
Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad mengatakan, pertemuan ini dilakukan agar masyarakat mendapat informasi yang jelas, serta rencana yang sedang dilakukan.
"Pertemuan ini dilakukan agar masyarakat tidak membuat opini sendiri dan menebak-nebak terkait pencemaran limbah minyak yang terjadi di wilayahnya," ujar Husein Murad, Selasa (06/06/2019).
Sementara itu, perwakilan PT Pertamina Hulu Energi, Rahmat Hakim menuturkan, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk menyelesaikan masalah minyak sejak 25 Juli hingga kini.
"Di Pulau Untung Jawa sudah di buat Pusat Komando (Puskodal-red) sektor 6 pengendalian musibah pencemaran minyak oleh Pemkab Kepulauan Seribu, dimana masyarakat bisa berinteraksi langsung terkait dengan penanganan limbah minyak," ujarnya.
Hakim pun memastikan, pihaknya akan memberikan alat pelindung diri (APD) kepada masyarakat, nelayan maupun petugas PPSU yang terlibat dalam penanggulangan pencemaran limbah minyak dilapangan.
“Untuk kompensasi pihak Pertamina menghargai perkarungnya limbah minyak sebesar Rp 20 ribu kepada masyarakat maupun nelayan yang ikut membantu dalam penangan ini," pungkasnya.
Reporter : Zaini Miftah