Pondok Pelestarian Penyu Sisik Pulau Sebira bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu, berhasil menyelamatkan 228 telur penyu sisik di Pantai Barat Pulau Sebira, Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara.

Menurut Ketua Pondok Pelestarian Penyu Sisik Pulau Sebira, Agung mengatakan, penyelamatan tersebut dilakukan saat sang induk sedang bertelur, sehingga terhindar dari predator lain.

"Telur tersebut dipindahkan ke tempat pengeraman di pondok. Diperkirakan 60 hari ke depan akan menetas dan kita akan melepasliarkan kembali ke perairan," kata Agung, Selasa (27/8).

Rencananya pengeraman dilakukan dengan menanam ulang telur melalui sistem wadah ember ukuran 25 liter, karena keberhasilan penetasan dengan metode tersebut mampu mencapai 95 persen.

"Sistem pengeraman ini dilakukan sejak bulan Juni lalu, dan berhasil menetaskan 183 tukik dari 188 telur yang dieramkan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Penataan Hukum, Sudin Lingkungan Hidup, Ardian Prahara menambahkan, pihaknya mengapresiasi kesadaran warga yang telah peduli terhadap keberadaan penyu sisik.

"Selain dilindungi, penyu sisik ini juga terancam punah. Terima kasih kepada warga Pulau Sebira yang telah menjaganya dari kepunahan," tandasnya.