Bagi para penikmat wisata, kini tidak perlu lagi bimbang untuk mendapatkan kemudahan informasi tentang Kepulauan Seribu.
Hal ini dikarenakan, Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Kepulauan Seribu tengah geliat memberikan informasi tentang akses menuju destinasi wisata di Kepulauan Seribu, yang mudah dan tanpa menggunakan tiket pesawat.
Informasi itu dilakukan dengan menggelar sejumlah pameran bertajuk “Ayoo Seru-Seruan ke Pulau Seribu” di mal-mal yang tersebar di Jabodetabek dan Bandung. Diawali di Living World Alam Sutera pada 28 Agustus - 1 September 2019, selanjutnya pameran akan berpindah ke Mal Kelapa Gading pada 4 September - 8 September 2019, kemudian ke Kota Kasablanka pada 11 September - 15 September 2019. Warga Bandung dapat menghadiri pameran ini di Festival Citylink Bandung pada 26 September - 29 September 2019, sebelum kemudian giliran warga Bekasi untuk dapat mengunjunginya di Sumarecon Mall Bekasi pada 24 Oktober - 27 Oktober 2019.
“Kepulauan Seribu itu bagian dari wilayah DKI Jakarta dan mudah diakses, secara geografis letaknya lebih dekat dengan Jabodetabek dibandingkan Bali dan Lombok. Terlebih di tengah mahalnya harga tiket domestik, berkunjung ke Kepulauan Seribu tentu jatuhnya akan lebih murah,” kata Kepala Sudin Parbud Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia, Senin (02/09/2019).
Tercatat dalam acara ini, pihak Sudin Parbud Kepulauan Seribu menggandeng para operator wisata di Kepulauan Seribu agar dapat secara langsung bertemu masyarakat dan memperkenalkan produk-produk wisata menarik yang dimiliki.
“Dalam pameran ini akan hadir harga yang bersahabat, mulai dari paket memancing hingga paket menikmati olahraga air, seperti jetski, flyingboard, snorkeling, dan scuba diving. Pasangan yang sedang mencari destinasi berbulan madu pun akan dapat menemukan paket-paket bulan madu di sini, berhubung sejumlah resort pantai di Kepulauan Seribu pun tak kalah eksotis dengan resor-resor ternama di dunia,” ujar Cucu.
Cucu juga menjelaskan, dalam pameran tersebut para pengunjung juga akan mendapatkan gambaran bahwa akomodasi yang tersedia di Kepulauan Seribu sangatlah beragam, baik dalam segi konsep maupun harga. Dimana akomodasi tersebut terbagi menjadi dua, yaitu berupa homestay di pemukiman penduduk yang dikelola warga dan berupa pulau resort yang dikelola perusahaan swasta.
“Permukiman warga yang menawarkan homestay tersedia di Pulau Pramuka, Pari, Tidung, dan Harapan. Terdapat sekitar tujuh resort yang tersebar di Pulau Bidadari, Ayer, Pelangi, Sepa, Pantara, Macan, dan Putri. Sedangkan untuk menuju ke sana, pengunjung hanya perlu menuju pelabuhan di Muara Angke, Muara Kamal, atau deretan Dermaga Pantai Marina Ancol, tergantung jenis kapal yang dipilih,” jelasnya.