Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kepulauan Seribu melakukan monitoring revitalisasi lokasi sementara (Loksem) pedagang di aset lahan UPPD II, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
Kepala Sudin PPKUKM Kepulauan Seribu, Bangun Richard mengatakan, monitoring dilakukan dalam rangka melihat pemasangan bahan material, mengecek bangunan kios, dan mengupdate progres pekerjaan loksem pedagang di Pulau Pramuka.
"Untuk update pekerjaan, saat ini progresnya sudah capai 62 persen, dari 92 hari waktu yang sudah berjalan," ujar Richard, Kamis (20/10/2022).
Richard mengatakan, dengan waktu pekerjaan yang tersisa hanya 28 hari kalender dari waktu pelaksanaan 120 hari, pihaknya optimis pembangunan loksem pedagang di Pulau Pramuka akan selesai sesuai target.
"Kami optimistis bisa selesai tepat waktu. Namun, apabila tidak bisa selesai sesuai kontrak kerja, kami akan cut off kontraktor PT. Jessica Anugerah Rezeky, " katanya.
Richard menambahkan, untuk jumlah pedangan yang akan menempati dan berniaga di loksem tersebut, totalnya ada 15 pedagang. Dimana lantai dasar untuk berdagang dan lantai atas digunakan untuk tempat makan pengunjung.
"Rencananya pada akhir bulan Nopember 2022 loksem sudah bisa dipergunakan. Usai sarpras dari Sudin seperti meja dan kursi sudah di lokasi," tutupnya.