Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan membuka Musyawarah Kerja (Musker) Palang Merah Indonesia (PMI) Kepulauan Seribu di Ruang Pola Icuk Sugiarto Traning Center, Cisaat, Sukabumi.
Fadjar mengatakan, musker ini diharapkan dapat merumuskan program-program apa saja yang menjadi prioritas PMI Kepulauan Seribu di tahun 2023, terutama di bidang kemanusian maupun peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Keberadaan PMI Kepulauan Seribu telah diakui oleh masyarakat, terutama dalam membantu bencana alam seperti angin puting beling, kapal karam dan sebagainya," ujar Fadjar, Sabtu (19/11/2022).
Fadjar mengaku, dirinya mengapresiasi kinerja mulia PMI Kepulauan Seribu yang sudah begitu banyak membantu masyarakat pulau, serta bersinergi dengan Kabupaten Kepulauan Seribu.
"Buatlah program-program kerja yang langsung menyentuh masyarakat, salah satunya dengan mengusulkan kembali ke PMI DKI Jakarta untuk pengoperasian kapal ambulance PMI, mengingat georgrafis di pulau seribu berbeda dengan didaratan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kepulauan Seribu, Fahrullah mengatakan, musker ini merupakam amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) PMI Kepulauan Seribu, untuk mengevaluasi program kerja tahun 2022 dan menyusun program kerja tahun 2023.
"Yang menjadi konsen kami selain program kerja terkait orientasi kepalangmerahaan, pelayanan kesehatan, penangan bencana, peningkatan kafasitas PMR dan relawan yaitu pembangunan markas PMI di Pulau Untung Jawa dan pengoprasian kembali kapal ambulance PMI bisa terlaksana di tahun 2023," pungkasnya.