Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengapresiasi kegiatan Hajatan Tradisi Budaya Kepulauan Seribu yang diselenggarakan Suku Dinas Kebudayaan Kepulauan Seribu pada 26-27 November di Plaza Kabupaten, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Menurut Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, kegiatan hajatan ini merupakan rangkaian dari perjayaan hari jadi Kabupaten Kepulauan Seribu Ke-21.

"Kabupaten dulunya adalah kecamatan dan kelurahan. Alhamdulillah, sekarang semua kebutuhan-kebutuhan dasar sudah terpenuhi," ujarnya.

Junaedi menjelaskan, kebutuhan-kebutuhan dasar yang sudah terpenuhi dan dirasakan masyarakat secara langsung, diantaranya air bersih, pendidikan, ipal dan kesehatan.

"Terima kasih saya ucapkan, mudah-mudahan acara hajatan seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahunnya, sehingga budaya kearifan lokal Pulau Seribu tergalih dan terlihat untuk umum," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Kepulauan Seribu, Tony Bako mengatakan, hajatan ini merupakan aktualisasi undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan, dimana perhelatan ini merupakan kegiatan rakyat yang dilaksanakan di pulau setiap tahunnya dan tahun 2022 ini dinamakan Hajatan Tradisi Budaya Kepulauan Seribu, yang dilaksanakan di Pulau Pramuka dengan tema "Tradisi Tuan Rumah Kelurahan Pulau Panggang yaitu Tradisi Pulau Babang".

"Kegiatan itu tujuannya adalah menyusun kembali tradisi seni budaya yang sudah jarang dilakukan oleh masyarakat," katanya.

Tony menambahkan, selain itu juga sebagai pelindungan warisan budaya, dengan niIai-nilai fiolosofii kehidupan yang terkandung dalam bentuk tradisi seni budaya lokal.

"Sekaligus sebagai upaya membina, memberdayakan pelaku seni budaya di Kepulauan Seribu," tandasnya.

Tercatat kegiatan menghadirkan omba Kuliner Khas Kepulauan Seribu, lomba Kapal Hias, Pagelaran Tradisi Pulang Babang, Penampilan Tari Kreasi Anak Pulau Seribu, Arak-arakan Penganti Kawin dan Pengantin Sunat, dan musik hiburan rakyat.