Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta, baru saja menyelesaikan kegiatan pemeliharaan Taman Arkeologi Onrust, yang ada di wilayah Kepulauan Seribu Selatan.
Menurut Kepala UP Museum Kebaharian Jakarta, Mis Ari, Pemprov DKI Jakarta fokus dalam pelestarian bangunan cagar budaya yang ada di wilayah DKI Jakarta, termasuk juga di kawasan Taman Arkeologi Onrust, yaitu Pulau Onrust, Pulau Cipir, Pulau Kelor dan benteng yang berada Pulau Bidadari.
“Peninggalan cagar budaya tersebut menjadi bagian dari tugas pokok UP Museum Kebaharian Jakarta-Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta,” kata Kepala UP Museum Kebaharian Jakarta, Mis Ari, Minggu (08/01/2023).
Mis Ari menjelaskan, selama pandemi Covid-19 berbagai kerusakan belum tersentuh, sehingga pada awal tahun 2022 dilakukan pemeliharaan tanggul yang pernah rusak akibat rob, serta revitalisasi dermaga di Pulau Onrust, Pulau Cipir, Pulau Kelor dan Gedung VOC.
“Pemeliharaan ini dilakukan agar dapat menghadirkan wajah baru Pulau Sejarah, yang menjadi ikon wisata sejarah di Kepulauan Seribu serta sangat diminati wisatawan lokal dan mancanegara,” tuturnya.
Mis Ari menambahkan, selain pemeliharaan yang sifatnya fisik, pihaknya juga meningkatkan sumber daya manusia yang bertugas, agar lebih meningkatkan pelayanan kepada wisatawan.
”Pemprov DKI Jakarta fokus dalam pelestarian cagar budaya di Taman Arkeologi Onrust, karena riwayat sejarah yang cukup panjang, mulai dari fungsinya sebagai bengkel kapal Belanda saat zaman kolonial, benteng pertahanan seperti yang masih bisa kita saksikan Benteng Martello yang ada di Pulau Kelor dan Pulau Bidadari, juga fungsi-fungsi sesudahnya seperti pulau karantina Haji, Karantina Penyakit Menular dan sejak tahun 1972 dilindungi oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai bangunan bersejarah untuk kepentingan edukasi,” tambahnya.