Warga di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara menghelatkan Rembuk RW sebagai tahapan awal pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Tercatat, kegiatan Rembuk RW yang serentak dilakukan di lima RW, dihadiri sekitar 20 peserta ditiap lokasi, yang terdiri dari Ketua RW, pendamping RW, ketua RT, karang taruna, tokoh masyarakat dan warga.

"Rembuk RW dilakukan untuk menampung usulan dari para pengurus RT, tokoh masyarakat dan warga. Selanjutnya, usulan tersebut akan dibahas pada Musrenbang tingkat kelurahan," ujar Lurah Pulau Panggang, Muhammad Fakih Burhanudin, Selasa (10/01/2023).

Fakih menjelaskan, warga RW 01 Pulau Panggang mengadakan Rembuk RW di rumah Bapak Sahabudin, warga RW 02 Pulau Panggang di kantor sekretariat RW setempat, warga RW 03 Pulau Panggang di gedung karang taruna, warga RW 04 Pulau Pramuka di Balai Warga dan warga RW 05 di GOR Pulau Pramuka.

“Setiap RW mengusulkan 5 usulan template, yang akan dimasukan ke dalam sistem e-Musrenbang. Ketua RT mengusulkan beberapa usulan yang masuk dalam usulan langsung atau aspirasi masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Ketua RW 01 Pulau Panggang, Ruslan mengaku, usulan hasil Rembuk RW 01 didominasi tiga usulan.

“Usulan penambahan tanggul jalan lingkar sampai ujung barat, pelatihan kuliner tradisional dan docking kapal di Pulau Panggang,” tambahnya.