Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menghadiri pembukaan Business Matching di Gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (06/02/2023).
Kegiatan Business Matching yang berlangsung pada 6-9 Februari 2023 dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, bertema Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
Terlihat dalam pameran ini dilakukan beberapa kegiatan berupa seminar, talkshow, dan sosialisasi, dengan topik-topik menarik, antara lain sosialisasi pendaftaran sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri industri kecil, sosialisasi penghargaan industri hijau, sosialisasi terkait dengan pengoperasian dan penggunaan sistem E-Order tahun 2023, dimana ada 15 produsen bersertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri dan 10 UMKM Jakarta Entrepreneur.
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, pihaknya mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri di DKI Jakarta. Serta, mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan dan rasa cinta produk dalam negeri.
"Peningkatan produk dalam negeri ini sesuai Instruksi Presiden RI Nomor 2 Tahun 2022 dalam rangka menyukseskan gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Pemprov DKI Jakarta sudah mencapai 91,82 persen dan berada di peringkat pertama. Diharapkan pada tahun 2023, kita akan melebihi dari angka tersebut," kata Ratu.
Ratu menjelaskan, kegiatan pameran ini untuk mempertemukan para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan Pejabat Pengadaan Barang/Jasa (PPBJ) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dengan para produsen produk dalam negeri yang sudah bersertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri, untuk memenuhi kebutuhan pengadaan barang/jasa di OPD masing-masing.
"Saya harap moment ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh para perusahaan dan peserta, untuk memperlihatkan produk-produknya. Ini hal pertama yang kami lakukan, dengan mempertemukan produsen dan konsumen khususnya dalam membelanjakan APBD masing-masing," tuturnya.
Ratu menilai, kedepannya pameran ini tidak akan dilakukan setahun tiga kali, namun sebulan satu kali. Dengan harapan, para OPD di Pemprov DKI dapat memenuhi kebutuhan masing-masing dengan menggunakan produk dalam negeri.
"Jadi tidak ada lagi alasan bagi para SKPD bahwa tidak mendapatkan informasi tentang perusahaan yang sekiranya bisa dibelanjakan oleh APBD. Nantinya, kami akan mengundang dinas-dinas terkait, bahkan semua tingkatan di lima wilayah kota administrasi dan kabupaten," tandasnya.