Sebanyak 85 nelayan di Kepulauan Seribu, menerima bantuan alat tangkap ikan tradisional dari Baznas Bazis Kepulauan Seribu.
Koordinator Baznas Bazis Kepulauan Seribu, Ridwan Malik mengatakan, bantuan 160 unit alat tangkap ikan atau bubu diberikan kepada 85 nelayan yang tersebar di enam kelurahan yang ada di Kepulauan Seribu.
"Bantuan ini untuk meringankan kebutuhan mereka, kita berikan bantuan alat tangkap ikan yang bisa dirakit sesuai keinginan," katanya, Minggu (26/02/2023).
Ridwan menjelaskan, bantuan bagi nelayan Kepulauan Seribu tersebut dialokasikan sebesar Rp 700 juta. Warga yang ingin mendapat bantuan serupa pun diimbau agar mendaftar melalui kelurahan setempat.
"Nantinya tim kami akan melakukan survei terlebih dahulu untuk memastikan apakah nelayan tersebut layak menerima bantuan,” tandasnya.
Menanggapi hal ini, Wahab (62), warga Pulau Lancang mengaku bersyukur bisa mendapatkan bantuan seperangkat alat bubu dari Baznas Bazis Kepulauan Seribu.
“Bantuan ini sangat membantu nelayan mencari ikan dan dapat menambah pendapatan sehari-hari. Kami bersyukur, perlengkapan alat tangkap ikan kami bertambah. Semoga ke depan bantuan seperti ini berkelanjutan untuk membantu perekonomian nelayan agar lebih baik lagi," tuturnya.
Wahab mengaku, dirinya kerap kesulitan saat hendak menangkap ikan di lautan, karena harus membuat bubu berukuran 1x1 meter dan tinggi sekitar setengah meter dengan tangan sendiri.
"Jika bubu yang kita punya itu cuma satu. Jadi hasilnya tidak seberapa. Sementara penghasilan nelayan juga tidak tentu," jelasnya.