Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, memberikan bantuan alat selam kepada tujuh Kelompok Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM) di Kepulauan Seribu.
Penyerahan bantuan alat selam tersebut dilakukan oleh Sub Koordinator Urusan Pendayagunaan Pesisir dan Pulau Kecil Bidang Kelautan Dinas KPKP DKI Jakarta, Cindewiyani, didampingi Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya kepada perwakilan Kelompok DPL-BM Kepulauan Seribu di Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Selasa (28/02/2023).
“Kami berikan bantuan ini dengan harapan dapat mendukung aspek lingkungan, sosial serta ekonomi dari Kelompok DPL-BM. Tentunya hal ini juga dapat meningkatkan wisata zona pemanfaatan terumbu karang,” ujarnya.
Cindewiyani menjelaskan, kehadiran zona pemanfaatan terumbu karang yang dikelola Kelompok DPL-BM dapat menjadi edukasi wisatawan saat berkunjung.
“Jadi bantuan alat selam ini bisa memudahkan Kelompok DPL-BM untuk meningkatkan perekonomian mereka. Ini bukan bantuan terakhir, tapi kita akan perbaharui bantuan apa lagi yang dibutuhkan,” katanya.
Tercatat, selain menerima bantuan, para Kelompok DPL-BM juga mengikuti diskusi pengelolaan yang diselenggarakan Sudin KPKP Kepulauan Seribu.
“Ini suatu ikatan kami kepada Kelompok DPL-BM di Kepulauan Seribu, karena kami menitipkan alam dan karang untuk diawasi, mengingat kehadiran kami tidak 24 jam. Jadi hal ini merupakan tugas kami untuk terus memberikan dukungan agar Kelompok DPL-BM di Kepulauan Seribu bisa mengembangkan karang yang ada,” tutur Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya.
Devi menambahkan, melalui kegiatan ini para Kelompok DPL-BM di Kepulauan Seribu bisa semakin semangat dan termotivasi untuk melakukan pengawasan sehingga karang semakin lestari dan ikan berkembang dengan baik.
“Tentunya ini semua bisa mendukung ekonomi masyarakat perikanan dan kelautan semakin meningkat. Dengan slogan Hijau Daratku, Lestari Karangku, Biru Lautku, bisa menjadi pengembangan secara kewisataan nantinya, karena dengan keterhubungan antara wisata dan edukasi karang akan sangat luar biasa,” tuturnya.
Menanggapi hal ini, salah satu perwakilan Kelompok DPL-BM Pulau Panggang, Nurhasil (50) mengapresiasi dukungan dan perhatian yang diberikan Dinas KPKP dan Sudin KPKP dengan bantuan alat lengkap selam tersebut.
"Bantuan ini akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk melakukan pengawasan terumbu karang di Kepulauan Seribu agar lebih terpantau, selain itu bantuan ini juga memudahkan monitoring kami agar lebi akurat, mengingat sebelumnya kami hanya menggunakan alat seadanya," tambahnya.